Thursday, February 9, 2012 16:32 WIB


cara diet sehat


Sekar Melati, Grup Karawitan Pensiunan Pemkot Malang

Oleh pada Wednesday, June 30, 2010, 15:52
Kategori Profil ada 0 Tanggapan .

iklan murahiklan murah

cara diet sehat

Tak banyak kalangan yang peduli dengan karawitan. Para pensiunan pegawai pemkot menjadi salah satu di antara pegiat kesenian karawitan. Para lansia itu membentuk grup Sekar Melati untuk melestarikan gending-gending Jawa. Kini, para pensiunan itu juga kerap tampil di muka publik untuk menunjukkan kebolehannya.

Jenang gulo glali ojo lali, ali-ali niki sulih kulo. Ojo dianggep sepele kulo mboten melu, namung ati tansah gandoli. Yen dadi loro gelo, sedih rinten ndalu. Ketok-ketoken kewolo nganti ati mbesuk opo bakal bali. Yen bali bejo kulo.

(Jenang gula manis jangan lupa cincin ini ganti saya. Jangan dianggap sepele walaupun tidak ikut, hati saya masih tetap mengikuti. Kalau membuat sakit hati, bisa sedih siang malam. Terngiang-ngiang selalu menanti-nanti apa besok akan kembali. Kalau kembali saya beruntung).

Gending Ali-ali Slindro itu mengalun dengan merdu. Lirih, terdengar samar-samar suara kendang dan demung serta gamelan mengiring gending Jawa itu. Meski terdengar lirih, suara itu cukup menggema di setiap ruangan gedung DPRD Kota Malang.

Maklum, Sabtu (26/6) itu memang tidak ada aktivitas lain di gedung wakil rakyat, selain nyanyian tembang Jawa beserta suara gamelan. Sejurus kemudian, muncul seorang penari. Jari lentik tangannya mengikuti tabuhan gamelan.

Ya, begitulah suasana gedung wakil rakyat di setiap hari Sabtu. Di saat wakil rakyat sedang libur, mereka memanfaatkan ruangan tamu gedung itu untuk memainkan karawitan beserta seperangkat gamelan yang ada. “Kami tidak punya peralatan. Kami hanya punya minat dan memanfaatkan fasilitas yang ada,” kata Daljadi, 60, pemain kendang sekaligus pelatih Sekar Melati ini.

Aktivitas itu sudah dilakoni sejak lima tahun lalu, semenjak dibentuknya Sekar Melati. Seminggu sekali mereka berkumpul untuk bermain karawitan. Para pensiunan itu memang memiliki minat besar untuk melestarikan kesenian Jawa.

Bahkan, kesenangan itu sebenarnya juga sudah terpupuk sejak mereka masih mengabdi di pemkot. Sebagian besar anggota Sekar Melati yang sekarang ini berjumlah sebanyak 25 orang adalah mantan pemain karawitan yang dulunya tergabung dalam kelompok kesenian Gajayana.

Selain melestarikan karawitan, dengan Sekar Melati itu, para pensiunan itu juga bisa berbagi perasaan. Di sela-sela memainkan karawitan, para pensiunan itu selalu menyempatkan diri untuk saling curhat (curahan hati) antara satu dengan lainnya.

Bersatu dengan para pensiunan yang sudah berusia lanjut itu, memang bukan pekerjaan mudah. Menurutnya, hal itu sudah kodrati. Kadang ada yang bertingkah seperti anak-anak tidak mau mengalah. Begitu juga saat mendalami lagu baru, tidak bisa dilakukan dengan cepat. Untuk menyelesaikan satu lagu, bisa sampai berminggu-minggu. “Usianya memang sudah tua, tidak bisa dipacu seperti dulu. Satu lagu bisa sampai satu bulan,” kata Jadi -panggilannya.

Para pensiunan itu sebenarnya tidak hanya piawai memainkan karawitan saat latihan. Mereka juga cukup piawai tampil di muka publik. Setiap tiga bulan sekali, mereka selalu unjuk gigi pada even yang digelar paguyuban pensiunan pegawai pemkot. Mereka juga kerap tampil pada even-even yang digelar oleh pensiunan pegawai maupun pemkot. Pada even-even tertentu di kampung, mereka juga turut diundang.

Untuk menghadirkan mereka tampil di publik memang tidak sulit. Terlebih lagi menyangkut biaya. Karena, para pensiunan itu tidak pernah mematok tarif untuk tampil membawakan tembang Jawa. “Terserah, kami bukan klub profesional. Apalagi ini juga bagian dari pelestarian budaya dan kami cukup senang,” kata mantan pegawai yang lama berdinas di dinas tata kota ini.

Yang penting, sambung Jadi, kebutuhan-kebutuhan untuk pentas dapat dipenuhi. Bisa dicarikan oleh pihak yang mengundang atau oleh Sekar Melati. Bahkan, untuk urusan transportasi, klub yang memiliki anggota berusia 75 tahun itu juga bisa datang sendiri atau dijemput.

JPNN

Baca juga :

berita skateboard, kumbang ali ali mabur mbrengengeng encok ning sekar melati, bowo gending jawa, bowo jenang gula glali lali ojo, gending ali ali

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

iklan murahiklan murah

cara diet sehat



Komentar :