Monday, February 6, 2012 11:39 WIB


cara diet sehat


Prestasi Reza Prabawa Wijaya, Bos Hyundai di Malang

Oleh pada Monday, March 8, 2010, 18:33
Kategori Profil ada 0 Tanggapan .

iklan murahiklan murah

cara diet sehat

Reza Prabawa Wijaya, direktur Hyundai PT Gatra Perdanaputra, baru berulang tahun ke-29. Di usia muda ini, dia mengemudikan empat perusahaan di bidang otomotif. Prestasi dari Hyundai mengakui keberhasilannya.

DI usia yang masih belia, Reza Prabawa Wijaya sudah harus bekerja keras. Empat perusahaan dipimpinnya, yakni PT Gatra Perdanaputra (dealer mobil merek Hyundai), CV Pro Motor (dealer Honda), dan dua perusahaan armada taksi (PT Ijen Perwira dan PT Mandala Satatagama).

Meski keempatnya milik orang tuanya di bawah bendera Perdana Group, hal ini justru menjadi tantangan besar yang dirasakan Reza. Ia merasa terbebani nama besar ayahnya, Soewito Widjaja, yang sudah tenar dengan dunia otomotif di Malang dan Jawa Timur. Ia mewajibkan dirinya mempertahankan, dan kalau bisa memperkuat perusahaan itu.

“Jangan pandang saya ini semuanya serba nyantai karena perusahaan sendiri. Saya saja menikmati uang dari sistem gaji, seperti karyawan lain,” kata Reza dalam momen santai di showroom Jl Letjen Sutoyo, Kota Malang.

Mengenakan kemeja motif garis dengan warna dasar putih lengan panjang yang dipadu celana hitam, Reza tampak segar pagi itu. Reza juga tampak ramah menyapa para karyawannya. Beberapa kali dia juga mengangkat telepon dari relasi bisnisnya. “Maaf ya, kalau pun saya sedang santai, tetap repot dengan telepon. Kerja kan kuncinya komunikasi,” kata sosok kelahiran 25 Februari 1981 ini.

Komunikasi yang lancar dengan rekanan bisnis dan pelanggan ini sudah berbuah prestasi. Reza pernah meraih penghargaan dari PT Hyundai Mobil Indonesia yakni The Best 3 Dealer Ranking in Sales by Achievement Target Presented 2009 lalu. Artinya jelas, dia sukses memasarkan produk Hyundai.

Walau posisinya sebagai bos, Reza juga tak segan banyak belajar dari karyawannya yang mayoritas usianya di atasnya. Malah, ada salah satu karyawan, Agus Sucahyo, marketing manager-nya yang dianggapnya sebagai guru. “Saya dulu sebelum dipercaya Papa mengelola perusahaan, saya belajar dari beliau (Agus Sucahyo),” ucap bungsu dari tiga bersaudara seraya menunjuk Agus yang kebetulan lewat di sampingnya.

Dia mengaku, selain ayahnya dari Agus-lah menyerap banyak ilmu. Dari bagaimana cara menyambut customers, berkomunikasi, bersikap, melayani, hingga cara berjualan. Apalagi barang yang dijualnya bukan barang murah.”Akhirnya saya menyatu juga dengan dunia jual beli barang otomotif ini. Sekali pun orang yang datang ke showroom tidak beli, saya tetap membuat mereka tetap tersenyum. Ini bagian dari pelayanan,” katanya.

Dengan belajar tanpa henti itu, Reza makin meraih kepercayaan sang ayah. Merintis dari posisi sales counter saat masa kuliah, naik menjadi operation manager tahun 2004 lalu. Posisi direktur pun awalnya hanya di satu perusahaan.

“Ayah saya dalam mendidik saya profesional sekali. Urusan bisnis ya bisnis. Setiap bulan ada kontrol pencapaian kinerja. Pada akhir tahun saya juga dituntut untuk melaporkan untung rugi dan perkembangan perusahaan,” ujar penggemar olahraga futsal tersebut. Seperti tahun ini, Reza ditarget minimal bisa mengangkat penjualan ke posisi 80 unit dari berbagai tipe. Khususnya, tipe terbaru Hyundai i-10, i-20, dan Avega.

Kemauan menerima kepercayaan orang tua bergerak di bisnis otomotif sebenarnya klop dengan kesukaan Reza. Sejak duduk di bangku SMA, ia sudah terbiasa merawat mobil pribadinya. Bahkan Reza, sudah terbiasa mengutak-atik mobil miliknya tersebut. Ia suka menyetel mobilnya dari yang tidak enak dikendarai menjadi enjoy dikendarai.

Jiwa bisnis Reza didapatkan dari ayah yang selama ini sudah kenyang “menjelajah” di bisnis otomotif. Jadi, setiap kali Reza menghadapi kesulitan, maka larinya ke ayah. Dari situ, Reza tetap dituntut profesional. Tak terkecuali pula soal keuangan.

“Namanya godaan seusia saya ini wajar. Tapi, saya kembalikan bahwa saya dipercaya Papa ini sekaligus membawa nama besar Papa. Jadi, saya tidak ingin mengecewakannya. Saya tertantang untuk memberikan hasil yang lebih baik,” ucapnya.

“Perkawinan” dari kedisiplinan yang diperoleh dari ibu dan kerja keras dari ayahnya menjadikan Reza sukses berbisnis. Dalam urusan waktu misalnya, lebih baik ia menunggu daripada ia ditunggu saat akan bertemu dengan klien. Dalam mengendalikan uang, Reza juga sudah terbiasa untuk menghargai sekecil apa pun nilai uang tersebut. Artinya, dia benar-benar kuat untuk membedakan keperluan uang untuk kepentingan pribadi, perusahaan, dan teman.

“Bisnis itu kejam, harus siap menerima risiko apa pun. Termasuk rugi. Puji Tuhan, selama saya dipercaya, prestasi saya menanjak walau pelan,” katanya.

JPNN

Baca juga :

dealer hyundai malang, hyundai malang, dealer hyundai di kota malang, alamat hyundai malang, showroom hyundai di malang

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

iklan murahiklan murah

cara diet sehat



Komentar :