Tuesday, September 7, 2010 18:05 WIB

Domain Website Khusus Porno Menanti Pejabat Tinggi Internet

Oleh web admin pada Friday, March 12, 2010, 0:07
Kategori Info IT ada 0 Tanggapan .

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai SEO Complete Guide for Wordpress Instant Internet Business Ideas

kisses285xxx Domain Website Khusus Porno Menanti Pejabat Tinggi InternetOrganisasi yang berkuasa atas penetapan akhiran nama domain di dunia, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers alias ICANN, dilaporkan akan memikirkan ulang domain kontroversial .xxx. Usulan akhiran .xxx sendiri sudah hidup-mati sejak tahun 2000.

ICANN terhitung sudah tiga kali menolak proposal pengadaan akhiran nama domain .xxx. Proposal yang diajukan oleh ICM Registry itu sedianya akan membuat adanya nama domain dengan akhiran .xxx, mengikuti akhiran yang saat ini populer seperti .com, .org ataupun .net.

Dikutip dari Top News, ICANN dikabarkan akan meninjau ulang proposal itu lagi. Salah satu pemikiran yang mendasarinya ialah sebenarnya domain xxx.com bisa memudahkan orangtua atau pihak yang berkepentingan, untuk memblokir akses menuju ke situs itu.

Jika domain tersebut disetujui, maka ICM Registry berencana akan menjualnya di penghujung tahun 2010. Mereka yakin, domain .xxx ini akan laris-manis di kalangan situs-situs dewasa.

Selain itu, domain yang juga menjadi kontroversi ialah domain berbau agama .god. Pihak Vatikan telah meminta ICANN untuk memisahkan antara agama dan sistem penamaan internet.

Pembicaraan soal proposal .xxx akan dilakukan pekan ini, pekan kedua Maret 2010. Namun, ICANN akan butuh waktu beberapa bulan sebelum mengambil keputusan apakah situs berakhiran .xxx akan ikut meramaikan internet atau tidak.

sumber detikinet

Incoming search terms for the article:

mahasiswa xxx,www sex xxx com,ARTIS PORNO XXX,Malang xxx,sex indo artis xxx,web situs porno indonesia dengan akhiran org,Www sex miyabi,www sex porno com,xxx jenny cortez



Beri Tanggapan