Maraknya pungutan pada siswa miskin yang ingin melanjutkan di sekolah negeri yang berstatus RSBI (rintisan sekolah bertaraf internasional) memantik reaksi dewan. Melalui pansus tentang laporan keterangan dan pertanggungjawaban wali kota (LKPJ) anggaran 2009, dewan merekomendasikan dua hal.
Pertama, meminta pemkot membatasi jumlah sekolah negeri yang menjadi RSBI, serta diknas harus perhatian pada sekolah swasta. “Supaya tidak semua sekolah negeri menjadi RSBI. Kasihan keluarga miskin atau yang mendekati miskin, mereka kesulitan menikmati pendidikan di sekolah negeri,” ujar Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Malang Sri Untari, usai memimpin rapat finalisasi pansus, siang kemarin.
Politisi PDIP ini menyebutkan, pansus menyepakati jumlah RSBI untuk tingkat SD tidak melebihi 10 persen, sedangkan untuk tingkat SMP, SMA, dan SMK tidak melebihi 20 persen. “Kalau jadi RSBI semua memang baik, tapi pemerintah daerah kan juga punya kewajiban memberi peluang dan kesempatan bagi warganya untuk menjalani pendidikan dasar 12 tahun,” terang ketua fraksi PDIP ini.
Sedangkan yang berkaitan sekolah swasta, sambung Untari, rekomendasi itu dikeluarkan semata-mata untuk pelayanan pendidikan. Karena pelayanan pendidikan yang menjadi kewajiban pemerintah itu belum mampu ditangani maksimal.
Sehingga, menurut pansus, pemkot juga harus memberikan perhatian pada lembaga pendidikan swasta. “Tentunya perhatian dalam bentuk pengalokasian anggaran untuk pendidikan swasta. Untuk pembangunan fisik, misalnya,” ujar anggota badan anggaran (banggar) ini.
Lebih jauh Untari menjelaskan, selain dua rekomendasi tersebut, rapat tim pansus juga mengeluarkan 12 rekomendasi. Rekomendasi itu meliputi tata cara penyajian LKPJ serta per bidang pada SKPD (satuan kerja perangkat daerah).
Salah satunya, pansus meminta LKPJ bagian perlengkapan yang sebelumnya ditengarai copy paste. “Bagian perlengkapan sudah melakukan pembenahan, tapi tim LKPJ kurang teliti memasukkannya,” ujar dia. Sejumlah rekomendasi itu, tambah dia, akan disampaikan dalam rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
JPNN
Baca juga :
Komentar :