Wali Kota Batu Eddy Rumpoko meminta para kiai dan ustadz di Kota Batu melek teknologi. Tujuannya, agar mereka mendapat banyak informasi positif dan bisa menjadikan teknologi sebagai media pembelajaran.
“Kalau perlu para ustadz kenal facebook, supaya bisa mengarahkan para santrinya, mana yang baik mana yang tidak baik,” jelasnya saat memberikan sambutan di hadapan para guru ngaji di Masjid An Nur Jumat (18/6) lalu.
Menurut dia, pengetahuan tentang teknologi bukan kemudian disalahgunakan. Misalnya, untuk menonton film atau gambar porno. Tetapi dijadikan media belajar dan inforamasi yang positif. “Asal digunakan untuk mengunduh informasi yang baik, kenal teknologi tidak ada salahnya. Justru sangat membantu dalam mengajar,” tambah dia.
Tak hanya menganjurkan para ustadz melek teknologi, Eddy juga berpesan agar para ustadz bisa memberikan pengetahuan kepada orang tua agar tidak menikahkan anak gadis di bawah umur. Dia berharap anak-anak yang masih usia sekolah di Kota Batu menamatkan SMA. Pesan itu disampaikan karena Eddy mendapat banyak laporan bahwa di dusun-dusun banyak anak usia sekolah dinikahkan. Alasannya, orang tua mereka malu jika anaknya tidak segera menikah. Yang memprihatinkan, hal itu menjadi tradisi di beberapa dusun. “Pandangan seperti ini harus diubah, para guru ngaji dan para kiai punya peran yang sangat besar,” urainya.
Masih menurut Eddy, dengan pendidikan cukup, anak-anak Kota Batu bisa medapat kesempatan kerja di tempat yang lebih baik. Apalagi, saat ini banyak tempat wisata baru membutuhkan tenaga terdidik. “Saya prihatin, ketika ada lowongan pekerjaan, anak dari Batu banyak yang tidak lolos karena pendidikannya belum memenuhi,” ungkapnya.
Dia berharap, beberapa tahun ke depan hal semacam itu tidak terjadi. Apalagi saat ini Pemkot Batu sudah memberikan bantuan pendidikan hingga tingkat SMA.
JPNN
Baca juga :
Komentar :